AL-JAUHAR GELAR WORKSHOP PESANTREN DAN SEKOLAH RAMAH ANAK


Duri
– Pondok Modern Al-Jauhar IKHD menyelenggarakan Workshop Pesantren dan Sekolah Ramah Anak sebagai upaya memperkuat komitmen seluruh unsur pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta berpihak pada pemenuhan santri. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini diikuti oleh Ketua Yayasan, Bendahara Umum Yayasan, Majelis Pimpinan Pondok, Majelis Guru Pondok Modern Al-Jauhar IKHD, Guru SD IT Al-Jauhar, serta Guru TK IT Al-Jauhar IKHD.

Workshop menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis, yaitu Kepala DPPPA Kabupaten Bengkalis, Ibu Emilda Susanti, S.STP., M.IP, serta Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak (PHPA), Ibu Fitrianita Eka Putri, S.Sos., M.Si. Kedua narasumber menyampaikan berbagai materi mengenai konsep Sekolah dan Pesantren Ramah Anak, pemenuhan hak-hak anak di lingkungan pendidikan, strategi pencegahan kekerasan terhadap anak, serta pentingnya membangun budaya pendidikan yang menghargai, melindungi, dan memberdayakan setiap peserta didik.

Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan bahwa lembaga pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang tumbuh yang mampu memberikan rasa aman, perlindungan, penghormatan terhadap martabat anak, serta kesempatan bagi mereka untuk berkembang secara optimal. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang berkarakter, berakhlakul karimah, mandiri, dan bertanggung jawab.

Workshop ini diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas seluruh tenaga pendidik mengenai implementasi Pesantren dan Sekolah Ramah Anak, membangun budaya pendidikan yang bebas dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, maupun perundungan, serta memperkuat sinergi antara yayasan, pimpinan, guru, orang tua, dan pemerintah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang berorientasi pada perlindungan serta pemenuhan hak anak.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan IKHD menyampaikan bahwa pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan lembaga dalam menghadirkan lingkungan yang penuh kasih sayang, penghormatan, dan perlindungan bagi setiap anak.

"Anak-anak adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka membutuhkan lingkungan pendidikan yang bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menghadirkan rasa aman, penghargaan, dan keteladanan. Workshop ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh keluarga besar Al-Jauhar dalam mewujudkan budaya pendidikan yang ramah anak, sehingga lahir generasi yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam akhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan."

Sementara itu, Pimpinan Pondok Modern Al-Jauhar IKHD, Al-Ustadz Haryono, M.Pd.I, menyampaikan bahwa konsep Pesantren Ramah Anak sejatinya selaras dengan nilai-nilai pendidikan Islam yang mengedepankan kasih sayang, adab, keadilan, dan penghormatan terhadap setiap individu.

"Rasulullah ﷺ telah memberikan teladan terbaik dalam memperlakukan anak-anak dengan penuh kasih sayang dan kelembutan. Oleh karena itu, budaya ramah anak bukanlah sesuatu yang baru dalam dunia pesantren, melainkan bagian dari implementasi ajaran Islam yang harus terus kita hidupkan. Kami berharap seluruh pendidik mampu menjadi teladan dalam menciptakan suasana belajar yang mendidik, membimbing, melindungi, dan menginspirasi para santri maupun peserta didik."

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta berbagi pengalaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi di lingkungan pendidikan. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya komitmen seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan yang lebih humanis dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.

Melalui workshop ini, Pondok Modern Al-Jauhar IKHD berharap seluruh unsur pendidikan semakin memahami pentingnya implementasi Pesantren dan Sekolah Ramah Anak dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai penghormatan terhadap hak anak, komunikasi yang positif, kedisiplinan yang edukatif, serta perlindungan terhadap peserta didik diharapkan menjadi budaya yang terus tumbuh dan mengakar di seluruh lingkungan pendidikan Al-Jauhar.

Dengan semangat kolaborasi bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, Pondok Modern Al-Jauhar IKHD berkomitmen untuk terus menghadirkan sistem pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga mampu mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, berkarakter, serta tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.

Posting Komentar untuk "AL-JAUHAR GELAR WORKSHOP PESANTREN DAN SEKOLAH RAMAH ANAK"

Loading...