PENGARAHAN UJIAN TULIS, TRADISI POSITIF YANG HARUS DIPERTAHANKAN

Santri Akhir KMI sedang mendengarkan pesan dan nasehat dari Bapak Pimpinan pada acara pengerahan pelaksanaan ujian tulis
Sabtu (04/12), Pondok Modern Al-Jauhar (PMAJ) mengadakan acara Pengarahan Ujian Tulis untuk Para Pembina, Dewan Guru, serta Santri Akhir kelas 6 KMI. Acara tersebut diselenggarakan pada pukul 07.30 WIB hingga pukul 11.30 WIB yang diadakan di Masjid Jami’ Al-Jauhar IKHD. Selain para guru Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) di PMAJ turut hadir pula dari jajaran Majelis Pimpinan Pondok Modern Al-Jauhar IKHD.

Dalam kesempatan itu, Pimpinan PMAJ, Al-Ustadz Haryono, M.Pd.I selaku bapak Pimpinan Pondok Modern Al-Jauhar IKHD menyampaikan beberapa pesan dan nasehat kepada para guru dan santri akhir KMI (Intellegent Generation) yang akan mendapat tugas di beberapa pos ketika pelaksanaan Ujian Tulis Semester I tahun ajaran ini. Selain Pimpinan Pondok, Bapak Direktur KMI Al-Ustadz Nana Nashiruddin, S.Pd. juga membacakan beberapa maklumat terkait pelaksanaan Ujian Tulis kali ini.

Ujian Tulis di PMAJ akan berjalan selama 9 hari, di mulai pada hari Senin pagi (06/12), setelah sebelumnya diadakan pengarahan kepada seluruh santriwan/i dan dewan guru Pondok Modern Al-Jauhar IKHD sebelum berlangsung-Nya Ujian Tulis di hari pertama (Senin, 06/12).

Tak ada kegiatan selain ibadah dan belajar, “Sebaik-baik teman duduk adalah buku”. Kata mutiara ini terbukti faedahnya dari keseharian para santriwan/i Pondok Modern Al-Jauhar IKHD yang tak pernah lepas dari buku, mandi, makan, dari pagi, siang, sore, bahkan sampai larut malam pun buku tak pernah absen dalam genggaman tangan mereka. Selain daripada itu, ibadah, do’a, dan dzikir tak henti-hentinya membanjiri lisan dan hati mereka, dengan keyakinan bahwasanya mereka hanyalah hamba Allah SWT yang hanya bisa berusaha dan berdo’a. Seperti halnya petuah Trimurti yang tak bosan-bosannya ditanamkan dalam diri mereka, “Usaha tanpa do’a berarti BOHONG, dan Do’a tanpa usaha berarti SOMBONG”.

Semoga seluruh santri dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT, Aamiin Allahumma Aamiin. (Ghazali Malik)

Posting Komentar untuk "PENGARAHAN UJIAN TULIS, TRADISI POSITIF YANG HARUS DIPERTAHANKAN"

Loading...